Pimpinan Daerah
WEB SUBDOMAIN
INFO PUBLIK
Berita Mojokerto
Buka Giling PG Gempolkrep 2016 BUMN Gula Targetkan 3 Juta Ton

Admin,2016-05-12 07:06:31

Kirab ‘Manten (pengantin) Tebu’ menjadi suguhan perdana pembukaan acara Selamatan Musim Giling Pabrik Gula (PG) Gempolkrep Tahun 2016, yang dihadiri Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi, Rabu 11 Mei 2016. Tema buka giling tahun ini adalah “Satu Hati Meraih Kemenangan dalam Persaingan dan Tantangan Baru.”

            PG yang berada di bawah kepemilikan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X ini, berkomitmen untuk terus memaksimalkan angka produksi gula. General Manager (GM) PG Gempolkrep, Hubertus Koes Darmawanto, memaparkan dalam sambutannya jika target produksi PG Gempolkrep adalah sekitar 3 juta ton pada tahun 2016 ini. 

            “Buka Giling PG Gempolkrep kita start tanggal 16 Mei depan, kita targetkan 3 juta ton. Meski penuh tantangan, kita akan berusaha wujudkan hal tersebut. Semuanya bersinergi untuk mengejar target, baik dari PTPN X selaku pemilik PG, petani, maupun pemerintah sebagai salah satu stakeholder. Angka 3 juta ton merupakan usaha untuk menopang perwujudan swasembada gula, yang ditargetkan pemerintah. Tentu kita juga akan berbenah diri mulai dari mesin pabrik, bahan baku, maupun sistem pelayanan,” papar pria yang akrab disapa Totok ini.

            Seperti diketahui bahwa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menargetkan produksi 3,26 juta ton gula pada 2019. Artinya naik sekitar dua kali lipat, dibanding realisasi produksi gula BUMN pada 2015 yang sebesar 1,45 juta ton. Untuk mencapai target tersebut, Kementerian BUMN telah mengonsolidasikan 48 unit PG yang dimiliki oleh PTPN II, PTPN VII, PTPN IX, PTPN X, PTPN XI, PTPN XII, PTPN XIV, dan PT RNI.

            Tarsisius Sutaryanto, Direktur Produksi PTPN X dalam sambutanya menambahkan jika PG Gempolkrep siap memberikan pelayanan prima di tahun 2016 ini. Penerapan sistem online untuk kerjasama antar petani dengan PG, diprediksi akan memudahkan kelancaran kerjasama demi meningkatkan produksi gula di masa depan.

            “Kita komit untuk melakukan layanan prima. Beberapa upaya misalnya melayani petani tebu dalam hal transparansi dengan Kartu Tani, tujuannya agar ada transparansi dan kesiapan dari pihak kita untuk siap menerima kritik dan saran. PTPN mulai menerapkan Kartu Tani yang berfungsi seperti ATM. Kami menggandeng tiga bank yang tergabung dalam  Himpunan Bank Negara (Himbara),” jelas Tarsisius.

            Secara lebih dalam, kartu tani yang diterapkan di PTPN X, merupakan cara meningkatkan produktivitas PG guna mencapai target swasembada gula nasional. Kartu Tani memberi kemudahan transparansi terkait perkembangan dari Surat Perintah Tebang Angkut (SPTA), jatah giling, luas area lahan hingga panen tebu dari setiap anggota kartu tani. Meski berfungsi seperti kartu ATM yang punya pengertian pada umumnya, namun saldo dalam Kartu Tani adalah pupuk.

            PTPN X sebenarnya telah melakukan terobosan di bidang  informasi. Adalah Narada, sebuah sistem yang difungsikan guna mendapatkan data yang valid. Narada digunakan untuk memantau pasokan bahan baku tebu di setiap pabrik gula. Karena keberadaannya yang belum cukup memberi perubahan yang signifikan, namun Tarsisius Sutaryanto tetap optimis bahwa sistem online akan membantu transformasi dan kebutuhan PG dalam menjawab tantangan modern.

            Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi, mengatakan dalam sambutannya jika luasan lahan tebu di wilayah Kabupaten Mojokerto, mengalami pasang surut dari tahun ke tahun. Menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) kini, Pung berharap sinergi antara pemangku kepentingan baik PG, petani, maupun pemerintah bisa mengcover hal tersebut.

            “Antara pemangku kepentingan harus saling bersinergi. Pasar bebas ASEAN hampir terbuka 100 persen, kita tidak bisa lagi mencegah barang dari luar untuk masuk ke Indonesia termasuk komoditi gula. Import gula masih terjadi karena kita masih kurang dalam produksi, namun hal ini bisa kita hindari dengan upaya memperbaiki target produksi. Kita dorong petani tebu untuk terus berinovasi menuju baku teknis tanam yang mampu meningkatkan target produksi,” ujar Pung di acara yang juga disemarakkan suguhan apik Kyai Kanjeng dan cendikiawan Emha Ainun Nadjib ini.(Bagian PDE+Bagian Humas Protokol)

Berita ini dibaca : 390 Kali
Download : PDF
Buka Giling PG Gempolkrep 2016 BUMN Gula Targetkan 3 Juta Ton
© 2009 - 2017 Bagian Pengolahan Data Elektronik Pemerintah Kabupaten Mojokerto
Telp: Klik Disini Fax: (+62 321)391268 email: bagian_pde@mojokertokab.go.id