Pimpinan Daerah
WEB SUBDOMAIN
INFO PUBLIK
Berita Mojokerto
Audiensi Pengurus Fatayat NU Pemkab dan Ormas Satu Irisan

Admin,2016-05-18 07:08:56

Pemerintah Kabupaten Mojokerto memberi dukungan penuh, atas upaya peningkatan SDM (Sumber Daya Manusia) lewat organisasi agama dan kemasyarakatan. Demikian yang diungkapkan Wakil  Bupati Mojokerto, Pungkasiadi, saat menerima tamu audiensi dari Pengurus Fatayat Kabupaten Mojokerto, Selasa 17 Mei 2016  pagi.

            Ketua rombongan Fatayat, Sulami, mengatakan jika kini organisasi wanita muda di bawah panji NU (Nahdlatul Ulama) tersebut, terus melakukan upgrading program maupun kegiatan bersifat sosial yang kreatif dan inovatif.

            “Kami menyusun dan melakukan program-program pelatihan, misalnya tentang UU Aparatur Desa, Inisiasi Menyusi Dini, dan Pelatihan Pendampingan ASI. Di bidang ekonomi kami juga membuat pelatihan UMKM dan membuat rintisan koperasi (usaha bersama) yang kami beri nama Koperasi Yasmin,” ungkapnya.

            Sulami juga menambahkan jika saat ini Fatayat NU Kabupaten Mojokerto memiliki sebuah lembaga konseling untuk melindungi perempuan dan anak dari kekerasan. “Sudah satu tahun ini, kita punya Lembaga Konsultasi Pemberdayaan Perempuan dan Anak. Sifatnya lebih kepada pendampingan kepada korban. Nantinya LKPPA tersebut menggandeng Tim Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak ( TP2TP2A) Kabupaten Mojokerto. Kami harap bisa bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Mojokerto,” harap Sulami.

            Wakil Bupati yang juga didampingi Asiten Pemerintahan dan Kesra, Akhmad Jazuli, serta Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mengatakan jika dalam periode pertama kepemimpinnya mendampingi Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa, mereka berkomitmen untuk tetap fokus pada pembangunan infrastruktur. Namun bukan berarti mengendorkan program di luar itu, seperti bidang kesehatan, pendidikan, pariwisata, dan tentunya peningkatan SDM.  

            “Pemerintah Kabupaten Mojokerto membagi anggaran kegiatan dengan porsi yang berimbang, yakni fisik dan non-fisik. Hal ini juga sudah sering ditekankan oleh Bapak Bupati di setiap kesempatan. Penting bagi kami di Pemerintah Daerah, untuk terus melakukan konsolidasi dengan elemen masyarakat, termasuk di dalamnya organisasi wanita seperti Fatayat NU. Kami concern terhadap semua organisasi sosial agama maupun  kemasyarakatan yang ada di Kabupaten Mojokerto, karena keduanya merupakan satu irisan,” tandas Pung.

            Didik Chusnul Yakin, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, di forum yang sama memaparkan jika salah satu perhatian utama program Pemerintah Kabupaten di bidang kesehatan kini terus ditingkatkan inovasinya.

            “Program kesehatan di Kabupaten Mojokerto cukup banyak. Kita ada 27 Puskesmas, 55 Puskesmas Pembantu, dan 216 Ponkesdes. Kita buat program pengganti Jampersal (Jaminan Persalinan), yaitu program ‘Rumah Tunggu Kelahiran’. Ibu hamil yang akan segera melahirkan, kita beri fasilitas rumah yang kita kontrakkan dekat Puskesmas. Kita ingin para ibu cepat mendapat pertolongan persalinan secepat mungkin, biaya makan minum selama di Rumah Tunggu Kelahiran akan kita cover,” terang Didik. (Bagian PDE+Bagian Humas Protokol) . 

Berita ini dibaca : 322 Kali
Download : PDF
Audiensi Pengurus Fatayat NU Pemkab dan Ormas Satu Irisan
© 2009 - 2017 Bagian Pengolahan Data Elektronik Pemerintah Kabupaten Mojokerto
Telp: Klik Disini Fax: (+62 321)391268 email: bagian_pde@mojokertokab.go.id